Gelar Ujian OSCE D3 Farmasi Universitas Islam Madura, Siapkan Lulusan Kompeten

Agenda / Kegiatan Berita D3 Farmasi Terbaru

Pamekasan, Fk.uim.ac.id – Program Studi D3 Farmasi Universitas Islam Madura (UIM) sukses menyelenggarakan ujian praktik akhir semester berupa Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Kegiatan krusial ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Kamis dan Jumat, 11–12 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir ini dipusatkan di Gedung OSCE Center Universitas Islam Madura, sebuah fasilitas laboratorium terpadu yang didesain khusus menyerupai kondisi nyata di dunia kerja kefarmasian.

Ketua Prodi D3 Farmasi UIM menyampaikan bahwa ujian OSCE ini bukan sekadar syarat kelulusan mata kuliah, melainkan instrumen penting untuk mengukur kesiapan mental, etika, dan keterampilan teknis mahasiswa sebelum mereka terjun ke masyarakat atau menghadapi Ujian Kompetensi (UKOM) nasional Pungkasnya, (Taufik) red.

Ujian OSCE (Objective Structured Clinical Examination) merupakan metode evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan praktik klinis mahasiswa melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata di lapangan pelayanan kesehatan. Melalui metode ini, mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi pengetahuan teoritis, tetapi juga kemampuan teknis, keterampilan komunikasi, ketepatan prosedur kerja, serta sikap profesional sebagai calon tenaga teknis kefarmasian.

Dalam ujian OSCE, mahasiswa diuji melalui beberapa stasi simulasi pelayanan kefarmasian, mulai dari tahap skrining resep, peracikan obat (compounding), hingga pemberian edukasi dan Konseling Informasi Obat (KIO) kepada pasien.

Suasana di OSCE Center selama dua hari berturut-turut terlihat tenang namun penuh konsentrasi. Setiap stasi dijaga ketat oleh dosen penguji internal serta beberapa praktisi yang bertindak sebagai penilai objektif. Mahasiswa diberikan waktu yang terbatas di setiap stasi untuk menyelesaikan kasus spesifik sebelum bel berbunyi dan mereka harus berpindah ke stasi berikutnya.

Melalui standarisasi ujian yang ketat di OSCE Center ini, Universitas Islam Madura berkomitmen untuk terus mencetak tenaga teknis kefarmasian (TTK) yang tidak hanya unggul dan profesional di bidang sains-kesehatan, tetapi juga berakhlakul karimah sesuai dengan nilai-nilai luhur Islami yang menjadi fondasi kampus.

Kegiatan ditutup pada Jumat sore dengan evaluasi bersama antara tim penguji dan panitia pelaksana. Secara umum, pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar, tertib, dan memenuhi standar operasional prosedur yang ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses